Rabu, 24 Juli 2019

Penjelasan Konsep Dasar Routing dan Konfigurasi Routing Static Perangkat Cisco

IP Routing adalah perpindahan paket dari sebuah network ke network yang lainnya dan dilakukan oleh perangkat Layer 3. Perangkat layer 3 disini adalah router, atau switch dengan kemampuan layer 3 (Multilayer Switch - MLS).

Jika berbicara tentang layer 3, anggap saja itu mengacu kepada router. Dengan kata lain, perangkat jaringan komputer akan meminta bantuan router untuk mengirimkan paket ke jaringan yang lainnya.

Jika alamat tujuan paket tersebut terhubung langsung (directly connected) dengan router, maka paket bisa langsung dikirim. Jika tidak, kita harus mengkonfigurasi routing agar alamat-alamat tersebut dapat terdaftar di tabel routing.

Seperti itu singkatnya tentang konsep dasar routing, sedangkan konfigurasi routing bisa dilakukan dengan menggunakan routing protocol static atau dynamic. Oh iya, kita perlu paham perbedaan antara routing protocol dengan routed protocol.
  • Routing protocol adalah sebuah protocol yang bertugas untuk menentukan jalur terbaik mencapai alamat tujuan, contoh yang sering dipakai adalah Static Route, EIGRP, RIP, OSPF.
  • Sedangkan routed protocol adalah sebuah protocol yang mendefinisikan paket yang nantinya bisa di routing oleh routing protocol diatas. Secara de facto, routed protocol ini adalah IP.

Konsep Dasar IP Routing

Saya asumsikan kamu sudah memahami tentang: IP Address, dan subnetting. Karena jika tidak, mustahil kamu dapat memahami konsep dasar routing. Paling tidak kamu paham ketika saya menuliskan 192.168.10.0/24, 255.255.255.252, 172.16.20.13, dan seterusnya.

Sehingga.. jika sudah paham subnetting. Kita akan mudah memahami term seperti: Default gateway, sebuah gerbang yang berfungsi sebagai alamat transit, bertugas untuk mengirimkan packet ke tujuan, atau mengirimkannya ke transit-transit yang lain.

Baiklah, berikut topologi yang akan kita gunakan.
Understanding the Basic Concept of IP Routing
Saya sarankan untuk menghafal bentuk topologi berikut agar kamu mudah memahami penjelasannya.
Anggaplah semua konfigurasi sudah benar dan setiap perangkat dapat saling komunikasi (ping).
Kita akan mencoba ping melalui PC-A (172.16.20.10) ke PC-B (192.168.10.20).

Step 1 : Dimulai Dari Pengirimakan Packet

Ingat, apapun yang saya jelaskan disini semuanya berdasarkan kaidah OSI layer dan TCP/IP. 
Jika belum paham silakan baca tulisan saya tentang ini dulu. Pertama, packet akan dibangun (IP packet), yang didalamnya minimal ada source address dan destination address.

Karena ini ping, maka protocol field nya akan berisi ICMP. ICMP ini berisi data field, yaitu request dan reply. Detailnya kamu bisa simulasikan menggunakan wireshark.
IP Routing Process - Build a frame
Step 1: Build a frame
Kemudian.. PC-A akan melakukan komparasi, apakah destination address tersebut berada di local subnet, atau remote subnet. Dalam hal ini, 192.168.10.20 berada di remote subnet. Sehingga PC-A perlu mengirimkan paket tersebut ke gateway.

Bagaimanapun, agar frame dapat dibangun, PC-A membutuhkan alamat mac address dari default gateway. Maka untuk mendapatkan alamat mac address tersebut, sebelum mengirim IP packet, PC-A mengirimkan ARP Request terlebih dahulu.

Lihat di topologi terdapat switch yang akan membroadcast packet ARP. Jika kamu belum paham kenapa switch membroadcast pesan ini, silakan baca tulisan saya tentang ethernet networking.

R1 yang merasa IP tersebut miliknya akan membalas dengan mengirim ARP reply. Setelah itu mac address gateway akan di simpan dalam tabel PC-A, kemudian paket akan dikirim berdasarkan data frame diatas.

Destination IP address tidak berubah, melainkan tetap IP milik PC-B. Destination address di IP header tidak akan berubah, berbeda dengan frame. Destination mac address tidak akan pernah diisi dengan alamat mac address perangkat yang berada pada remote network, harus terkoneksi secara langsung dengan pengirimnya.

Step 2: Router Memeriksa Tabel Routingnya Untuk Memproses Pengiriman Packet

Are you following me so far?

Jadi.. semua transmisi data itu dikirim melalui media, entah itu wireless, wired, terserah, yang jelas harus melalui media alias layer physical. Jadi, sebelum semuanya menjadi nilai-nilai bit di layer fisik, semuanya melewati proses enkapsulasi dan de-enkapsulasi.PC-A telah mengenkapsulasi data-data tadi dan mengirimnya ke gateway (R1).
Look up the IP header and encapsulating
Step 2: Router Mendeenkapsulasi Frame Untuk Menghasilkan Packet dan Membandingkannya Dengan Tabel Routing
Setelah packet sampai ke R1, maka dia perlu membongkar (de-enkapsulasi) bungkusan packet tersebut, dan melihat alamat tujuan paket tersebut. PC-B (192.168.10.20) terdaftar di routing table R1 dan route nya melalui 10.10.10.2 (R2).

Maka setelah packet dibongkar, R1 membungkusnya kembali dan mengganti header di frame. 
Disini tidak lagi membutuhkan destination mac address, karena di topologi saya menggunakan kabel serial. Network Interface Card serial tidak memiliki mac address. Instead it's using wan encapsulation dalam hal ini HDLC. (Engga saya jelasin).

Intinya disini adalah data diterima dari PC-A berbentuk bits, lalu deenkapsulasi data tersebut menjadi frame. Di dalam frame tersebut ada informasi packet, di dalam packet tersebut ada informasi alamat tujuan packet dan protocol (dalam hal ini ICMP), yang mana berisi nilai TTL (time to live).

Jika TTL ini bernilai nol, maka packet akan di drop. Anggap saja TTL masih belum nol, R1 mengurangi nilai TTL tersebut (kurang -1). Dan membungkusnya kembali menjadi frame --> bit --> kemudian dikirimkan ke route sesuai di tabel routing.

Step 3: Penerima Membalas Packet yang Dikirimkan

Ketika R2 menerima packet dari R1. Proses masih mirip seperti sebelumnya, R2 akan menginterogasi isi packet header, dan mengurangi nilai TTL. Kemudian melihat destination address di routing table.

R2 memiliki route menuju ke destination address, yakni directly connected ke interface nya (asumsikan ethernet0/0). Karena R2 perlu mengganti alamat destination (mac address) di frame, maka R2 mengirimkan ARP request (baca step 1). PC-B membalas pesan ARP tersebut dan packet dikirimkan.

Sampai disini, packet berhasil dikirim. Tapi sebenarnya belum selesai disitu. Ping atau ICMP membutuhkan reply (echo reply), sehingga PC-B harus membalas packet tersebut. Hal ini berhasil jika, kita mengkonfigurasi default gateway dengan benar di PC-B.

Karena disini PC-B akan mengganti isi packet, dan mengubah ip address tujuan menjadi IP PC-A. Ingat step 1. Jika destination address berada di remote subnet, maka packet perlu dikirimkan ke gateway. Begitu juga setelah packet sampai di R2, dia harus memiliki route menuju PC-A.

Konfigurasi Dasar Routing

Setelah memahami konsep dasar routing dan proses IP routing, sekarang kita akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasi IP routing. Jika destination address dari packet tersebut terhubung langsung ke router, packet bisa langsung dikirim.

Jika tidak, kita perlu mengkonfigurasinya. Dengan kata lain, kita harus memberitahu router kemana packet tersebut akan diteruskan. Topologinya sama, hanya saya tambahkan 2 buah VPCS yang terhubung ke masing-masing router.
Simple Basic IP Routing Topologi
Topologi
Perangkat yang saya gunakan:
  • Client: Linux Microcode - 1 ethernet interface
    Kamu bisa menggantinya dengan client apapun, yang lebih ringan gunakan VPCS di GNS3.
    Jika menggunakan packet tracer, ga pelu nyari lagi. Udah ada laptop atau PC, tinggal pilih yang paling nyaman.
  • Switch: Ethernet Switch - Bawaan GNS3
    Di packet tracer kamu bisa menggunakan switch 2960.
    Jika menggunakan GNS3, bisa ganti dengan switch yang lain, namun sebenarnya tidak perlu. Karena kita tidak butuh konfigurasi apa-apa di switch ini.
  • Router: IOU - 4 serial interfaces + 4 ethernet interfaces
    Kamu bisa menggunakan IOS router biasa seperti 2691, 3725, 7200 dll.
    Saya pilih IOU karena paling ringan.

Konfigurasi di Client PC

Kita mulai dari topologi sebelah kiri. Pertama kita akan konfigurasi IP address di PC-A dan VPCS.
Pastikan kamu sudah paham fungsi gateway. Jika kita tidak mengkonfigurasi gateway di client ini, mereka tetap bisa saling berkomunikasi, karena masih dalam subnet yang sama.

Oleh karena itu, jika ingin berkomunikasi ke beda subnet seperti network 10.10.10.0/30 dan 192.168.10.0/25, kita harus mengkonfigurasi alamat gateway, gunakan IP ethernet 0/0 pada R1 sebagai alamat gateway di PC-A dan PC-1.

Konfigurasi di Client Microcore Linux

PC-A
pc-a@linux:~$ sudo ifconfig eth0 172.16.20.10 netmask 255.255.255.0
pc-a@linux:~$ sudo route add default gw 172.16.20.254
Verifikasi IP address dengan command:
pc-a@linux:~$ ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:81:68:C3:07:00  
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:81 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000 
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:27702 (27.0 KiB)

lo        Link encap:Local Loopback  
inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
UP LOOPBACK RUNNING  MTU:65536  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0 
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)
Verifikasi konfigurasi gateway dengan command:
pc-a@linux:~$ route -n
Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags Metric Ref    Use Iface
0.0.0.0         172.16.20.254   0.0.0.0         UG    0      0        0 eth0
127.0.0.1       0.0.0.0         255.255.255.255 UH    0      0        0 lo
172.16.20.0     0.0.0.0         255.255.255.0   U     0      0        0 eth0
Jika melakukan kesalahan konfigurasi IP Address, kamu dapat mengkonfigurasi ulang ip addressnya.
Namun jika gateway, hapus terlebih dahulu konfigurasi gateway yang lama dengan perintah:
pc-a@linux:~$ sudo route del default gw <alamat-gateway>
Lalu verifikasi lagi dengan $ route -n
Lakukan dan sesuaikan konfigurasi di PC-B.

Konfigurasi di Client VPCS

PC-1
pc-1> ip 172.16.20.20/24 172.16.20.254
Checking for duplicate address...
PC1 : 172.16.20.20 255.255.255.0 gateway 172.16.20.254
Verifikasi dengan:
pc-1> show ip
NAME        : pc-1[1]
IP/MASK     : 172.16.20.20/24
GATEWAY     : 172.16.20.254
DNS         : 
MAC         : 00:50:79:66:68:00
LPORT       : 10018
RHOST:PORT  : 127.0.0.1:10019
MTU:        : 1500
Lakukan dan sesuaikan konfigurasi di PC-2.
Selesai.
Selanjutnya kita akan konfigurasi R1 dan R2.

Konfigurasi Dasar Routing

Disini kita akan menggunakan static routing. Seperti yang telah saya jelaskan, routing dapat dilakukan dengan routing protocol dynamic atau static. Berikut konfigurasi di R1. Pertama, konfigurasi IP address di masing-masing interface ethernet dan serial.

Konfigurasi IP address di router Cisco

R1>en
R1#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
R1(config)#int e0/0
R1(config-if)#ip add 172.16.20.254 255.255.255.0
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#
*Aug 17 05:23:14.849: %LINK-3-UPDOWN: Interface Ethernet0/0, changed state to up
*Aug 17 05:23:15.850: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Ethernet0/0, changed state to up
R1(config-if)#int serial 1/0
R1(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.252
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#
*Aug 17 05:23:32.191: %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial1/0, changed state to up
*Aug 17 05:23:33.195: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial1/0, changed state to up
Verifikasi dengan:
R1(config-if)#end
R1#show ip int br
Interface                  IP-Address      OK? Method Status                Protocol
Ethernet0/0                172.16.20.254   YES NVRAM  up                    up      
Ethernet0/1                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Ethernet0/2                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Ethernet0/3                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/0                  10.10.10.1      YES manual up                    up      
Serial1/1                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/2                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/3                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down

Konfigurasi Routing Static di router Cisco

Selanjutnya adalah konfigurasi routing. Kita gunakan routing static seperti berikut:
R1(config)#ip route <destination-address> <subnet-mask> <next-hop ip address>
R1(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.128 10.10.10.2
atau
R1(config)#ip route <destionation-address> <subnet-mask> <exit-interface>
R1(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.128 serial 1/0
Basic Configuration Static Route
Static Routing Configuration
Dengan kata lain, kita memberi instruksi kepada router:
"Hey router, kalo ente nerima packet dengan tujuan 192.168.10.0/25, tolong forward packet itu ke IP si R2, atau forward paket itu ke serial1/0 ente.".

Jadi yang perlu diingat ketika konfigurasi static routing adalah: alamat network mana yang ingin dituju, dan rute mana yang akan ditempuh untuk menuju destination network tersebut. Sekali lagi, ingat saja network tujuannya, dan mau kemana rute nya diarahkan.

Setelah konfigurasi, router pun menambahkan alamat tersebut ke routing table nya.
Verifikasi dengan:
R1#show ip route
<output cut>
10.0.0.0/8 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        10.10.10.0/24 is directly connected, Serial1/0
L        10.10.10.1/32 is directly connected, Serial1/0
172.16.0.0/16 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        172.16.20.0/24 is directly connected, Ethernet0/0
L        172.16.20.254/32 is directly connected, Ethernet0/0
192.168.10.0/25 is subnetted, 1 subnets
S        192.168.10.0 [1/0] via 10.10.10.2

Perhatikan baris akhir dengan flag "S" , artinya baris route tersebut menggunakan protocol routing static, dan route addressnya mengarah ke 10.10.10.2. Jika konfigurasi kita lakukan dengan exit interface, maka akan tertera interface keluaran dari route tersebut.

Terahir, lakukan dan sesuaikan konfigurasi di R2.

Sedikit tentang ARP di tulisan ini

Mungkin kamu mengikuti artikel ini beserta analisanya menggunakan wireshark atau simulation mode di packet tracer. Pada step 1 proses routing diatas, mac address dari pesan ARP reply akan disimpan di PC atau Router.

Cara melihatnya adalah dengan:
- Client microcore: $ arp -a
- Cisco router: # show arp

Tentu saja jika ingin mengulang analisa ARP, terlebih dahulu kamu harus menghapusnya dari tabel arp masing-masing perangkat.

Menghapus list mac address di ARP table Linux

pc-a@linux:~$ arp -a
? (172.16.20.254) at aa:bb:cc:00:01:00 [ether]  on eth0
pc-a@linux:~$ sudo arp -d 172.16.20.254
pc-a@linux:~$ arp -a
? (172.16.20.254) at   on eth0
Perintah diatas untuk menghapus particular entry dari ARP table. 
Jika ingin menghapus semuanya, gunakan perintah:
pc-a@linux:~$ sudo ip -s -s neigh flush all
172.16.20.254 dev eth0 lladdr aa:bb:cc:00:01:00 ref 1 used 13/13/13 probes 4 REACHABLE

*** Round 1, deleting 1 entries ***
*** Flush is complete after 1 round ***

Menghapus list mac address di ARP table Cisco router

R1#show arp 
Protocol  Address          Age (min)  Hardware Addr   Type   Interface
Internet  172.16.20.10            0   0081.68f8.9400  ARPA   Ethernet0/0
Internet  172.16.20.254           -   aabb.cc00.0100  ARPA   Ethernet0/0
Sebelum dihapus, saya ingin menjelaskan output tersebut.

Baris pertama adalah mac address milik PC-A yang sudah cached. Sedangkan baris kedua, perhatikan tanda [-], itu artinya interface e0/0 tersebut terhubung ke broadcast device, atau dengan kata lain switch, sehingga outputnya seperti itu.

Menghapusnya cukup dengan menggunakan perintah:
- Keseluruhan: 
R1#clear arp
- Particular IP: 
R1#clear ip arp 172.16.20.10

Dah, sampai disitu dulu bahasan kita tentang konsep dasar routing. Selanjutnya kita akan membahas tentang Routing Protocol, Distance Vector Issue dan perbedaannya dengan Link State, Route Selection, dan lainnya secara lebih mendalam.

#Challenge! Konfigurasi Static Routing

Challenge Lab - IP routing basic
Challenge! Static Routing Configuration
Konfigurasi lab berikut sesuai skenario yang ditentukan.

Server di topologi sebenarnya hanya Microcore Linux yang saya ganti simbolnya. Kamu bisa menggunakan perangkat apapun yang bersesuaian. Jika ada yang ingin didiskusikan, jangan sungkan mengisi kolom komentar dibawah ini.  
Semoga bermanfaat ^ ^
Referensi

• Todd Lammle - CCNA Routing Switching Complete Study Guide 2nd Version
• Wendell Odom - CCENT/CCNA ICND1 100-105 Official Certification Guide
• Kevin Wallace - CCNP Routing and Switching Route 300-101 Official Cert Guide

Kamis, 17 Januari 2019

Ulangan Harian Semester 2

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

TAHUN PELAJARAN 2018/2019


1.        Berikut ini adalah sebagian langkah-langkah instalasi  windows 7.1:
             1. …
 2.      Menentukan bahasa instalasi
 3.      Menyetujui software licences terms
 4. ….
 5.      Melakukan partisi harddisk
 6.      Mengisi username dan nama komputer
 7.     Mengisi password
 8. ….
 9. Memilih pengaturan waktu (time) dan tanggal (date)

Pilih yang paling benar untuk mengisi langkah-langkah yang masih kosong berturut-turut adalah….

A.       Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan format partisi
B.        Menentukan boot sequence, Memilih jenis keyboard, dan format partisi
C.        Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan mengisi password
D.       Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan Mengisi product key
E.        Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan memiliih regional setting
Jawaban ; E.  Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan memiliih regional setting     Alasannya: Karena setelah mengisi password harus memilih regional setting 


2.        Badi baru saja memasang CD-RW. Sebelumnya, PC baik-baik saja tanpa ada masalah akan tetapi setelah dipasang CD-RW menjadi tidak berfungsi. Yang pertama kali perlu dicek  terhadap permasalahan ini adalah ….
A.       BIOS
B.        Seting jumper
C.        File config.sys
D.       Device manager
E.        Driver CD-RW
Jawaban ; A.      BIOS   Alasannya: Untuk mengganti boot priority

3.        Jenis metode instalasi pada semua system operasi antara lain:
1.  Instalasi baru (clean install)
2.  Upgrade
3.  Multiboot
4.  Virtualisasi

Pak Budi baru saja membeli PC yang belum ada system operasinya dan ingin dipasang tiga system operasi yakni Windows 8.1, Ubuntu, dan Windows 10 yang ketiganya dapat berjalan secara bersamaan, maka metode instalasi system operasi yang dipilih adalah …
A.  Virtualisasi
B.   Multiboot
C.   Clean Install
D.  Upgrade
E.   Clean Install dan multiboot

Jawaban ;  A.  Virtualisasi   Alasannya: karena jika virtualisasi bisa menggunakan beberapa operasi



4.        Salah satu proses yang dilakukan komputer saat booting adalah pengecekan perangkat keras. Jika personal computer dapat dinyalakan namun tampilan pada layar kososng, maka hal berikut yang dapat dilewati dalam pencarian kesalahan adalah….
A.       Kualitas pemasangan memori utama
B.        Kualitas memori utama
C.        Kondisi kabel penghubung grafis
D.       RPM kipas pendingin
E.        Kondisi layar monitor
Jawaban ; D.   RPM kipas pendingin     Alasannya: Karena RPM kipas pendingin berfungsi untuk mengurangi/panas panas pada komputer https://id.wikipedia.org/wiki/Pendinginan_komputer

5.        CMOS merupakan salah satu perangkat penting di dalam komputer. Perangkat ini dapat menyimpan konfigurasi komputer. Ketika konfigurasi CMOS/BIOS hilang maka posisi jumper harus diperiksa kembali. Manakah posisi jumper berikut ini yang harus diterapkan agar dapat menyimpan konfigurasi CMOS/BIOS?
A.       Posisi 2 dan 3
B.        Posisi 1 dan 3
C.        Posisi 1 dan 2
D.       Posisi 2 dan 3
E.        Posisi 1, 2 dan 3
Jawaban ; C.   Posisi 1 dan 2     Alasannya: Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS http://win7maniac.blogspot.com/2013/01/jumper-untuk-clear-cmos.html




6.     Untuk menjaga performa suatu operasional PC, mekanisme perawatan berkala harus dilakukan. Perawatan dapat mendeteksi kerusakan media penyimpanan sekunder serta mengurangi tingkat kesalahan konfigurasi system. Agar kedua hal ini dapat tercapai, maka manakah dari hal-hal berikut yang harus dilakukan?
A.       Disk Checkup dan System Optimization.
B.        Disk Checkup dan System Optimization.
C.        System Backup dan System Optimization.
D.       System Optimization dan System Backup.
E.        Disk Checkup dan System Upgrade.
Jawaban ; B. Disk Checkup dan System Optimization.    Alasannya: Untuk menjaga kesetabilan PC dan keadan hardisk karena defragmenter mampu mengelakan/meng-fix kan boot secktor dalam hardisk ataupun error program, jadi windows yang kita pakai saat ini sangan baik penggunaannya dengan tools-tools yang berguna dalam menjaga hardware



7.        Proses instalasi Linux Debian juga dapat dilakukan melalui mode teks, yakni Expert Install. Untuk menyelesaikan proses instalasi ini, terdapat beberapa potong langkah yang harus dilalui, yakni…
1.         Mengatur konfigurasi GRUB
2.         Memilih komponen yang ingiin dipasang dari CD instalasi
3.         Mendeteksi dan melakukan mount CD ROM
4.         Melakukan konfigurasi mirror
5.         Memasang system dasar
6.         Mengatur tabel partisi
7.         Melakukan pengaturan kartu jaringan
Urutan yang benar agar proses pemasangan Debian dapat berlangsung dengan sukses adalah …. 
A.     3, 2, 7, 4, 6, 5, 1
B.    3, 7, 4, 6, 2, 5, 1
C.    2, 7, 4, 6, 3, 5, 1
D.    3, 7, 4, 6, 2, 1, 5
E.    2, 3, 7, 4, 6, 1, 5
Jawaban ;A. 3, 2, 7, 4, 6, 5, 1   Alasannya:…………..






8.        Salah satu tahapan instalasi aplikasi adalah menentukan lokasi dimana aplikasi tersebut diletakan. Pak Budi, sebagai teknisi diminta oleh divisi keuangan untuk memasang (install)aplikasi Ms. Office 64 bit,
Google Chrome 64 bit dan Avast antivirus Free Edition 32 bit pada system operasi windows 8.1 64 bit. Selama proses instalasi, Pak Budi tidak menentukan lokasi dimana aplikasi tersebut diletakan. Lokasi ketiga aplikasi berturut-turut adalah….
A.       C:\Program files, C:\Program Files (x86), dan C:\Program Files (x86)
B.        C:\Program files (x86), C:\Program Files (x86), dan C:\Program Files (x86)
C.        C:\Program files (x86), C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)
D.       C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files
E.        C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)
Jawaban ; E. C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)     Alasannya: Karena tempat instal defaul ada di C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)




9.        MAC (Media Access Control) adalah alamat fisik suatu network card yang diberikan oleh pabrik, bersifat unik dan berfungsi sebagai identitas perangkat tersebut. Jenis security pada jaringan nirkabel yang memanfaatkan fitur AP (Access Point) dengan cara memblokir komputer berdasarkan media access control adalah ….

A.       MAC Security
B.        MAC Access Security
C.        MAC Blockir
D.       MAC Filtering
E.        MAC AP Security
Jawaban ;  D.       MAC Filtering    Alasannya: Karena MAC Filtering melakukan filter pada MAC address tertentu dan membuat aturan apakah suatu MAc address dapat mengakses jaringan wireless atau tidak

10.    Anton sebagai teknisi jaringan hendak memantau sebuah PC yang koneksinya sering terputus, untuk itu Anton melakukan pengecekan koneksi dengan mengirim echo request sebanyak 10 kali. Perintah yang paling cocok adalah …

A.       ping 10
B.        ping -t
C.        ping –n 10
D.       ping – x 10
E.        ping –x
       Jawaban ;  C.        ping –n 10 Alasannya: Karena –n melakukan perintah ping dengan mentukan pesan jumlah echo request yang dikirim

11.    Berdasarkan fungsinya, system operasi dapat dibedakan menjadi system operasi standalone dan jaringan. Diketahui fitur system operasi sebagai berikut:
1.    Bersifat open source
2.    Merupakan turunan dari distribusi Debian
3.    Menggunakan paket manajemen apt
4.    Dapat berfungsi sebagai server dan desktop
5.    Menggunakan unity sebagai desktop environment
6.    Instalasi berbasis GUI
        Berdasarkan fitur-fitur di atas, system operasi linux yang paling benar adalah ….
A.       Linux Fedora
B.        Linux Ubuntu server
C.        Linux Ubuntu desktop
D.       Linux Mint
E.        Linux Slackware
Jawaban ;C. Linux Ubuntu desktop   Alasannya: Selain target pengguna dan User interface, Hal ketiga yang jelas jelas berbeda yaitu aplikasi. Jika anda menggunakan ubuntu desktop maka anda diberi menu yang isinya firefox, Openoffice dan kawan kawannya yang cara penggunaannya tinggal klik atau double klik.  berbeda dengan aplikasi yang disertakan di versi server. Hampir 100% aplikasi yang disertakan harus anda ketik di konsole. dan aplikasi bawaan dari ubuntu server sekedar info buat anda berupa aplikasi serveri webserver, DNS server, DHCP server, firewall, openSSH dan sofware lain yang mungkin anda baru mendengarnya. 

12.    Sebuah komputer terhubung dengan internet melalui modem ADSL via kabel UTP. Komputer tersebut dapat browsing menggunakan alamat IP namun tidak dapat terkoneksi jika menggunakan alamat domain. Pilih penyebab yang paling tepat adalah ….

A.       IP DNS belum dikonfigurasi
B.        IP Address belum disetting
C.        Gateway belum disetting
D.       Modem Rusak
E.        Ada masalah di browser
Jawaban ;  A.       IP DNS belum dikonfigurasi Alasannya: Jika DNS belum disetting maka menyebabkan tidak terkoneksi jika menggunakan alamat domain karena Domain ini hanyalah nama, tetapi dalam kenyataan nya domain ini menyangkut DNS (Domain Name Server)

13.    Fungsi menu BIOS Halt On adalah….

A.       Mengaktifkan tombol numlock pada saat komputer boot
B.        Meningkatkan performa system
C.        Menentukan urutan proses booting
D.       Menentukan waktu komputer berhenti bekerja
E.        Menentukan komponen-komponen komputer pada saat melakukan cold boot
Jawaban ;  D.       Menentukan waktu komputer berhenti bekerja  Alasannya: Didalam menu BIOS halt on terdapat perintah – perintah penting untuk mengatur motherboard komputer dalam menentukan waktu komputer akan berhenti bekerja atau berhenti ber-operasi

14.    Komunikasi secara daring (online) terutama melalui media sosial memerlukan aturan-aturan (netiket) untuk mencegah penyalahgunaan media sosial. Hal yang termasuk bersesuaian dengan netiketadalah….

A.       Apapun informasi yang diterima secepatnya dibagi
B.        Mengirim email ke rekan diskusi sebelum berdiskusi di media social
C.        Melakukan negosiasi ketika berdiskusi
D.       Memastikan bahwa berita yang dibagi merupakan berita yang sahih
E.        Berterima kasih kepada rekan diskusi
Jawaban ;  D.       Memastikan bahwa berita yang dibagi merupakan berita yang sahih Alasannya:  Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
15.    Untuk mengubah urutan-urutan booting sebelum melakukan instalasi system operasi, kita harus melakukan setting pada….

A.       BIOS
B.        Desktop
C.        Kernel
D.       IP address
E.        TCP/IP
Jawaban ;  A.       BIOS  Alasannya:Untuk mengubah boot prioprity harus di bios

16.    Pada tahap aktivasiKernal/HAL system operasi, tugas yang dijalankan adalah mengaktifkan Kernel dan Hardware Abstraction Layer (HAL). Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen. Booting dihentikan dengan “Blue Screen of Death”. Solusi dari permasalahan ini adalah….

A.       Memformat ulang instalasi system operasi
B.        PC kemungkinan menjadi korban dari Trojan. Masuk ke dalam safe mode dan coba delete        malware
C.        Prosessor bermasalah, ganti prosessor
D.       Manajemen memori bermasalah, bersihkan slot memori
E.        Instalasi fisik hard disk, setting device, priorotas boot pasa CMOS setup bermasalah
Jawaban ;  A.       Memformat ulang instalasi system operasi
   Alasannya:………….. 

17.    Proses POST ketika booting berlangsung, bertujuan untuk…

A.       Memanggil system operasi dari harddisk untuk dipindahkan ke RAM
B.        Memerintahkan dan memberitahukan brainware untuk menunggu
C.        Memeriksa dan melakukan tes kesiapan internal system komputer
D.       Mengumpulkan dan memeriksa sinyal-sinyal listrik agar siap diproses
E.        Mengisi chip ROM dengan BIOS
Jawaban ;  D.       Mengumpulkan dan memeriksa sinyal-sinyal listrik agar siap diproses    Alasannya:…………..

18.    Lapisan pada model OSI ini menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna, layer ini bertanggung jawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail dan service lain yang berjalan di jaringan. Lapisan tersebut adalah….

A.       Infrastructure
B.        Transport
C.        Application
D.       Session
E.        Data Link
Jawaban ;  C.        Application
    Alasannya:…………..

19.    Tag HTML untuk mengambil input dari pengguna adalah….

A.       <a href=”input.html”>password</a>
B.        <h1 form=”input data”>password</h1>
C.        <form>Password Anda : <input type=”password” name=”password”></form>
D.       <form>Password Anda : <type=”password” input=”password”></form>
E.        <form>Password Anda : <input type=”/password” input=”password”></form>
Jawaban ; B.        <h1 form=”input data”>password</h1>   Alasannya:…………..

20.    Berikut ini merupakan langkah yang dilakukan untuk merawat server yang menggunakan  system operasi berbasis GUI, kecuali….

A.       Melakukakan Clean up untuk menghapus file-file yang tidak terlalu penting
B.        Melakukan Scan Disk untuk memeriksa keadaan harddisk dari kerusakan fisik dan fragmen yang keliru
C.        Melakukan Defragment untuk menata kembali letak file-file pada sector-sector harddisk
D.       Memasang antivirus yang handal (dapat menanggulangi serangan virus dari banyak sumber)
E.        Melakukan upgrade memori
Jawaban ;  E.        Melakukan upgrade memori
   Alasannya:…………..

21.    Jika sebuah perusahaan ingin mengirim data dengan bandwidth mencapai 900 Mbps, maka jenis UTP kabel yang efisien digunakan untuk kebutuhan jaringan perusahaan tersebut adalah….

A.       Cat6
B.        Cat5e
C.        Cat7
D.       Cat6a
E.        Cat5
Jawaban ;   A.       Cat6    
 Alasannya:…………..

22.    Perintah berikut berfungsi untuk manajemen quota penyimpanan. Berapakah nilai soft dan hard limit yang diijinkan untuk instruksi quotatool –u skx –bq 200MB -1 ‘250MB’ /home?

A.       Soft = 250 MB, hard = 20MB
B.        Soft = 200 GB, hard = 20GB
C.        Soft = 200 MB, hard = 250MB
D.       Soft dan hard berbagi limit 200MB
E.        Limit 250MB diberikan hanya untuk direktori /home
Jawaban ;   C.        Soft = 200 MB, hard = 250MB
  Alasannya:…………..

23.    File yang berisi konfigurasi lokal DNS server untuk meletakan zona lokal adalah….

A.       /usr/named.conf.local
B.        /etc/named.conf.local
C.        /etc/bind/named.conf
D.       /etc/bind/named.conf.local
E.        /etc/bind/conf.local
Jawaban ;  D.       /etc/bind/named.conf.local
   Alasannya:…………..

24.    Untuk memonitor jaringan komputer, seorang admin jaringan dapat menggunakan software….

A.       Sniffs
B.        MRTG
C.        IPMon
D.       NetAdmin
E.        NetSpy
Jawaban ;  D.       NetAdmin
   Alasannya:…………..

25.    Penulisan IP Address 192.168.100.18 dalam bentuk binary ditulis sebagai berikut …. 

       A.       11000000.01000000.00100000.00010000
B.    11000000.10100100.00100000.00001000
C.    11000000.01000000.11001000.00000010
D.    11000000.01000000.01100100.00010010
E.    11000000.01000000.01100100.10110100
Jawaban ;  E.    11000000.01000000.01100100.10110100
   Alasannya:…………..

26.    Perintah untuk me-restart SSH Server adalah ….

A.       /etc/init.d/ssh restart
B.        /etc/ssh restrat
C.        /etc/sshd restart
D.       /etc/init.d/sshd restart
E.        /etc/init.d/open-ssh restart
          Jawaban ;  D.       /etc/init.d/sshd restart
         Alasannya:…………..

27.    Instruksi manakah di bawah ini yang berfungsi mendefinisikan host-host yang diijinkan untuk mengakses Samba server? Sebagai contoh host yang diijinkan adalah host dengan IP 192.168.1.4 dan localhost 127.0.0.1 ….

A.    192.168.1.4 AND 127.0.0.1 ALLOW
B.    host allow = 192.168.1.4 127.0.0.1
C.    host deny = 192.168.1.4 AND 127.0.0.1
D.    hosts 192.168.1.4 127.0.0.1
E.    allow 192.168.1.4 AND 127.0.0.1
Jawaban ;  A.    192.168.1.4 AND 127.0.0.1 ALLOW
    Alasannya:…………..

28.    Manakah di bawah ini yang termasuk merupakan algoritma routing jenis distance vector?

A.       Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
B.        Open Shortest Path First (OSPF)
C.        Packet Routing Protocol (PRP)
D.       Open Routing Protocol (ORP)
E.        Linked Gateway Routing Protocol (LGRP)
Jawaban ;   A.       Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
    Alasannya:…………..

29.    Jenis switch ini akan menyimpan semua frame untuk sementara waktu sebelum diteruskan ke host tujuan untuk di cek terlebih dahulu melalui mekanisme CRC (Cyclic Redundancy Check). Switch tersebutadalah….

A.       Cut through / Fast Forward
B.        Store and Forward
C.        Fragment free / Modified cut through
D.       Adaptive Switching
E.        Distance Delivery Switch
Jawaban ;  B.        Store and Forward
   Alasannya:…………..

30.    Gelombang radio komunikasi yang perambatannya secara garis lurus adalah ….

A.     Gelombang Garis Pandang (Line of Sight)
B.     Gelombang Transversal
C.     Gelombang Tanah
D.     Gelombang Ionosfer
E.      Gelombang Troposfir
Jawaban ;  A.     Gelombang Garis Pandang (Line of Sight)
    Alasannya:…………..

31.    Jika pemasangan lebih dari satu perangkat wifi dilakukan di area yang berdekatan, maka perlu memperhatikan penggunaan channel yang berbeda. Manakah channel pada perangkat wifi (frekuensi  2,4 GHz) yang harus dipilih untuk menghindarkan terjadinya tabrakan/interferensi data?

A.     3 dan 6
B.     5 dan 7
C. 1, 6, dan 11
D. 2 dan 4
E. 7, 8, dan 10
Jawaban ;  C. 1, 6, dan 11
   Alasannya:…………..

32.    Pemasangan perangkat AP, perlu memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan pemberian alamat IP sebagai berikut, kecuali….

A.     Tidak boleh bernilai 0 semua
B.     Sebuah host tidak boleh memiliki nomor ID = 0
C.     Sebuah host tidak boleh memiliki nomor ID = 255 karena nomor 255 digunakan untuk tes koneksi ke seluruh jaringan
D.     Dalam sebuah jaringan tidak boleh ada dua host yang memiliki host ID yang sama
E.      Hanya dapat menggunakan satu alamat 32 bit
Jawaban ;    E.      Hanya dapat menggunakan satu alamat 32 bit
   Alasannya:…………..

33.    Jenis serangan yang menggunakan banyak host untuk melumpuhkan satu buah host target dalam sebuah jaringan dengan cara menghabiskan sumber yang dimiliki oleh komputer target adalah ….

A.     Virus makro
B.     DDos
C.     Typo
D.     Bad Socket
E.      Spam
Jawaban ;   B.     DDos
  Alasannya:…………..

34.    Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan perawatan jaringan dari berbagai serangan, kecuali…

A.     Melakukan patch pada kernel
B.     Menutup port jaringan yang terbuka
C.     Melakukan set up pencegah penyusupan
D.     Mengganti kartu jaringan
E.      Melakukan instalasi firewall
Jawaban ;  E.      Melakukan instalasi firewall
   Alasannya:…………..

35.    Open system authentication yang mengharuskan klien untuk mengetahui lebih dahulu kode rahasia sebelum mengijinkan terkoneksi dengan perangkat AP adalah ….

A.     WEP
B.     MD4
C.     OpenSSL
D.     MD5
E.      SHA
Jawaban ;  A.     WEP
   Alasannya:…………..

36.    Suatu password yang tersimpan di awal.txt ingin dienkripsi dan disimpan di hasil.txt. Perintah yang tepat untuk kebutuhan tersebut adalah…

A.     $ openssl enc –in awal.txt –out hasil.txt
B.     $ md5sum enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
C.     $ md5sum enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
D.     $ openssl enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
E.      $ openssl enc –e –aes128 –out awal.txt –in hasil.txt
Jawaban ;   D.     $ openssl enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
   Alasannya:…………..

37.    Ketika server komputer tidak merespon permintaan koneksi dari klien setelah beberapa lama. Biasanya terjadi karena adanya firewall, koneksi rendah, dan koneksi terputus atau tidak  terkoneksi. Permasalahan ini akan menghasilkan pesan ….

A.     Connection refused
B.     Bad Request
C.     Socket Error
D.     Request timeout
E.      Unknown error
Jawaban ;  D.     Request timeout
    Alasannya:…………..

38.    Suatu perangkat mobile mendeteksi dua sinyal perangkat wifi, tetapi perangkat tersebut tidak satupun berhasil terhubung ke internet karena adanya interferensi. Kegagalan ini disebabkan oleh…

A.     Konfigurasi IP address
B.     Karena menggunakan frekuensi 2,4 GHz
C.     Merk perangkat
D.     Lebar data
E.      Penggunaan Channel yang sama
Jawaban ;   A.     Konfigurasi IP address
   Alasannya:…………..

39.    Seorang admin mengetikan perintah nslookup www.gotravel.id, tetapi yang muncul adalah pesan
connection timeout. Hal tersebut karena….

A.     Salah pengetikan alamat domain
B.     Alamat yang dituju belum disimpan di file konfigurasi
C.     Kesalahan pada file lokal
D.     Kabel jaringan belum terpasang dengan benar
E.      Firewall yang aktif
Jawaban ;  A.     Salah pengetikan alamat domain
   Alasannya:…………..

40.    Berikut ini merupakan prinsip dari hak kekayaan intelekstual (HAKI), kecuali….

A.     Prinsip Keadilan
B.     Prinsip Ekonomi
C.     Prinsip Sosial
D.     Prinsip Kebudayaan
E.      Prinsip Intelektual
Jawaban ;   E.      Prinsip Intelektual
   Alasannya:…………..

1. berikut ini adalah alasan untuk putus jaringan menjadi dua segmen dengan router adalah .... a. untuk membuat domain broadcast sediki...